Warta Lingkungan. Umat Santo Yusuf Bangirejo selama bulan Oktober 2018 telah berdoa Rosario satu bulan penuh. Setiap hari berkumpul di rumah Ibu Wiyono untuk mengikuti ibadat Rosario. Dihari yang terakhir (31/10/2018), ditutup dengan misa penutupan bulan Rosario yang dipimpin oleh romo Antonius Mikael dari Angin Mamiri.
![]() |
| Romo Antonius Mikael |
Bacaan Injil pada malam itu berkisah tentang perumpamaan tentang gadis yang bijaksana dan yang bodoh. Mereka mempunyai tugas menyiapkan diri menyambut kedatangan mempelai lakilaki. Yesus adalah mempelai laki-laki dan sepuluh gadis adalah gereja. Pelita adalah hidup dan minyak adalah sebagai perbuatan baik atau membantu orang yang membutuhkan. Kesimpulan yang diberikan oleh Yesus untuk perumpamaan ini sederhana dan tepat: "Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."
Setelah misa, romo Anton berserta umat Bangirejo menikmati hidangan yang telah disediakan. #denblangkon




