![]() |
| Pertemuan APP I Lingkungan St Yusuf Bangirejo. foto : bapak Subagio |
Pertemuan APP I (13/03/2019). Masa Prapaskah di tahun 2019 dimulai sejak Hari Rabu Abu, 6 Maret 2019. Tema Aksi Puasa Pembangunan (APP) tahun 2019 adalah "Makin Tergerak untuk Berbagi Berkat".
Lingkungan St Yusuf Bangirejo menyelenggarakan pertemuan APP I pada Rabu malam (13/03/2019) bertempat di rumah kita, pada pertemuan pertama ini di pimpin oleh prodiakon, bapak Hari Sutrisno, dan bapak Prasodjo. Bahan dalam pertemuan pertama APP kali ini berupa katekese mengenai masa Prapaskah. Seluruh umat diajak untuk menyadari kembali semangat yang hendak dibangun selama masa Prapaskah. Selain itu, sejak awal masa Prapaskah ini, seluruh umat diajak untuk berani membuat niat konkret pertobatan yang akan diperjuangkan dan dihayati selama mempersiakan diri menyambut sukacita perayaan Paskah.
Selain dibacakan bancaan Injil dan permenungan, juga di putarkan video renungan APP I, dilanjutkan dengan diskusi "Apa yang menjadi niat pantang selama masa Prapaskah ini?". Seperti cuplikan percakapan dalam film APP I, terdapat kalimat yang menarik, yaitu "Yang sederhana tidak mudah untuk dilakukan", hal ini menjadi refleksi umat bahwa sekecil apapun niat untuk berpantang jika di lakukan dengan sungguh-sungguh akan berarti bagi keluarga.
![]() |
| Mas Yoyok bersama Pak Seno. Foto : Lisa |
Pada kesempatan ini, tim kerja PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi) lingkungan St Yusuf Bangirejo yang di koordinir ibu Iswanti menyampaikan pemaparan kegiatan PSE selama masa Prapaskah.
Mas Yoyok sebagai humas PSE menyampaikan bahwa bank sampah lingkungan di kelola oleh PSE, dan dananya akan dipergunakan untuk kegiatan PSE, diantaranya membantu umat yang membutuhkan bantuan, mengunjungi umat yang sakit, dan dalam jangka panjang dapat dikembangkan lagi kegiatannya seperti membantu SPP sekolah, dan modal usaha.
Diharapkan pula, umat Bangirejo ikut membantu tim kerja PSE dalam memilah barang-barang yang sudah dikumpulkan.
Ketua Lingkungan Bangirejo, bapak Seno juga menyampaikan ajakan umat Bangirejo untuk "Ngopeni duit receh". Bentuk kegiatan ini adalah ngopeni uang receh seratus rupiah sampai lima ratus rupiah, dan setiap keluarga akan diberikan celengan plastik. Di awal bulan Desember celengan tersebut akan dikumpulkan dan dihitung hasilnya. Hasilnya dapat dipergunakan untuk mendanai acara Natal lingkungan serta menjadi pemasukan bagi kas lingkungan. #denblangkon


